"Bismillahiraahmanirrahim.., Perjuangan itu dirintis oleh orang-orang yg ALIM, diperjuangkn oleh orang-orang yg IKHLAS, dan dimenangkan oleh orang orang yang PEMBERANI.."

Suka Blog Ini..?

Rabu, 08 Januari 2014

Menghindari Sifat "Ujub"




Kagum atas diri sendiri disebut juga dengan Ujub. Sikap kagum dengan diri sendiri, khususnya dengan apa yang dirasakan sebagai hasil prestasinya atau kemampuan pada diri kita antara lain ialah seperti dengan mengatakan : “Untung ada aku”, “Siapa lagi kalau bukan aku”, “Orang banyak yang memerlukan aku”, dan lain sebagainya. Termasuk juga ujub adalah merasa diri penting dan mudah tersinggung jika merasa diabaikan, misalnya berkata, : “Memangnta aku dianggap apa?”, “Yang kuasa di sini siapa?”, atau “Yang menentukan siapa?”, dan semacamnya. 

Kita harus selalu mawas diri sebab ujub sejatinya adalah kelemahan diri kita sendiri. Ujub merupakan sikap yang tidak simpatik, sehingga justru membuat orang lain akan segera pergi meninggalkan kita. Kalau kita memuji hal-hal yang barangkali memang sungguh-sungguh  ada pada diri kita, maka kita dikatakan menderita penyakit ujub. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda :

Tiga hal yang membinasakan yaitu kekikiran yang diperturutkan, hawa nafsu yang diumbar, dan kekaguman seseorang terhada dirinya sendiri.

Termasuk juga ujub adalah menyebut-nyebut kebaikan yang pernah dilakukan terhadap orang lain. Sifat ujub menimbulkan dampak negatif dalam diri pengidapnya adalah bisa berupa keangkuhan dan lupa akan kesalahan-kesalahan.


sumber buku : Memberi dengan Hati_Bisri.M.Djaelani_2008_Surakarta:Qaula_hal:123





Tidak ada komentar:

Posting Komentar