"Bismillahiraahmanirrahim.., Perjuangan itu dirintis oleh orang-orang yg ALIM, diperjuangkn oleh orang-orang yg IKHLAS, dan dimenangkan oleh orang orang yang PEMBERANI.."

Suka Blog Ini..?

Jumat, 06 Maret 2015

Aku Jatuh Cinta Lagi.!!




Aku jatuh cinta lagi?

Alamak, apakah ini guyonan tukang sayur? Atau, jangan-jangan hanya gossip? Sebenarnya aku malu mengakuinya, namun aku akan berusaha jujur pada diri sendiri dengan mengatakan bahwa aku memang benar-benar jatuh cinta lagi.

Saat ini, statusku adalah seorang suami. Selain itu, aku juga ayah dari dua orang anak. Bahkan umurku pun sudah menginjak 30 tahun.

Lantas, salahkah jika aku jatuh cinta lagi?

Aku berusaha sekuat tanaga untuk membuang rasa ini. Namun, rasa itu semakin melekat dalam hatiku. Aku telah mengatakan bahwa aku telah mempunyai anak dan istri, tetapi si Dewi Cinta tetap saja tak peduli. Ia mengatakan bahwa cinta tak mengenal batasan usia dan status. Akhirnya, aku pun pasrah dalam dekapannya.

Lalu, siapakah yang telah membuat hatiku mabuk kepayang?

Ia adalah seorang wanita yang sempurna. Dari segi fisik, ia lumayan cantik (nilainya sekitar tujuh plus). Wajahnya bulat telur dan memiliki tahi lalat yang mempesona. Hidungnya mancung. Matanya mengingatkanku pada sosok artis film India, Renee Mukherjee, yang tajam dan penuh arti.

Namun, bukan hanya segi fisik itu yang membuatku jatuh cinta kepadanya.

Ia adalah orang yang sangat pengertian, penyayang, dan selalu bersikap baik kepadaku. Ia tidak segan menegurku ketika aku salah. Namun, ketika aku berhasil meraih prestasi dalam hidup ini, ia juga orang pertama yang memuji dan memberiku selamat.

Saat aku terpuruk beberapa bulan yang lalu, ia pun datang kepadaku dengan senyuman yang menentramkan jiwaku. Bagitu ia datang, rasa gundah dalam hatiku oun lenyap. Sehingga aku sering mengibaratkannya sebagai seorang dokter. Ketika aku sakit, dokter akan memeriksa, lalu mengdoagnosis penyakit, dan memberi obat. Setelah meminum obat dari dokter, maka penyakitku berangsur-angsur akan sembuh.

Namun wanita itu lebih hebat dari dokter. Sebab ia bisa menyembuhkan segala penyakitku hanya dengan senyuammnya. Ya, senyumannya yang tulus itu dapat menyembuhkan segala rasa sakit yang aku rasakan.

Hanya ada empat wanita terbaik dalam hidupku, yaitu ibu, istri, dan kedua putriku.

Tetapi, apa yang kurasakan saat ini? Ah, entahlah…

****

Perasaan cinta ini tiba-tiba muncul pada suatu malam, ketika aku pulang dari bekerja. Saat itu, aku melihat seraut wajah yang tampak lelah, namun menyiratkan keteguhan dan kerja keras. Memang aku tahu persis perjuangan hidupnya tidak bisa dianggap enteng. Namun semnagatnya tetap membara. Sehingga, wanita itu benar-benar membutakan hatiku.

Sekali lagi, aku pandangi wanita yang berada di depanku. Maka, aku semakin kagum pada pesonanya. Sungguh, hanya dengan memandangnya, seolah-olah aku telah teriduksi oleh semangat yang muncul dalam dirinya.

Aku mendekat, lalu kupegang wajahnya yang teguh. Dan, sebaris senyuman yang menawan pun tersungging di sana. Kemudian, aku pun memeluknya.

Terimakasih Ya Allah, Engkau telah memberikan istri yang cantik luar dan dalam kepadaku. Sungguh di dekatnya, aku merasa sangat tenteram. Kalau boleh aku menyebut surge dunia, di sinilah aku pernah mencicipinya, di dalam rumah kami yang mungil.

“Istriku, aku jatuh cinta lagi padamu!” teriakku histeris.


sumber :

Cup of Tea (Secangkir The Penyejuk Jiwa yang Lelah), hal : 181-184. Penulis : Alang-alang Timur. Penerbit : Diva Press, Jogjakarta.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar